EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN PEKERJAAN DASAR TEKNIK OTOMOTIF DI SMK NEGERI 6 BATAM

  • Jeffi Mutiara Universitas Ibnu Sina
Keywords: Evaluasi, Program Pembelajaran, PDTO, CIPP

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program pembelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif (PDTO) di SMK Negeri 6 Batam yang difokuskan pada: context: kesesuaian tujuan pembelajaran dengan kurikulum dan penyampaian kompetensi dasar; input: kualifikasi dan pengalaman guru, motivasi siswa, dan ketersediaan sarana dan prasarana; process: penggunaan media dan metode oleh guru, pemanfaatan sumber belajar, dan keterlaksanaan langkah pembelajaran; product: pencapaian belajar siswa. Penelitian ini termasuk

Penelitian deskriptif dengan model penelitian CIPP (context, input, process, product) evaluation yang dikembangkan oleh Stufflebeam. Subyek penelitiannya terdiri dari guru PDTO berjumlah satu orang dan siswa kelas X TKRO berjumlah 108 orang di SMK Negeri 6 Batam. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, angket, dokumentasi, dan observasi. Validasi instrumen menggunakan pendapat ahli (expert judgement) dan uji korelasi product moment untuk instrumen angket. Reliabilitas instrumen menggunakan rumus alfa cronbach, pada angket motivasi siswa r=0,877; angket media r=0,768; angket metode r=0,718; dan angket sumber belajar r=0,896. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.

Hasil penelitian diketahui bahwa program pembelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif di SMK Negeri 6 Batam dari aspek: context: tujuan pembelajaran program pembelajaran PDTO sudah sesuai dengan Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017 dan belum semua kompetensi dasar dapat tersampaikan kepada siswa; input: guru PDTO adalah sarjana (S1) jurusan Pendidikan Teknik Mesin dan memiliki sertifikasi pendidik, motivasi siswa masuk dalam kategori cukup baik dengan pesentase 46,296%, sarana dan prasarana di kelas masuk dalam kategori baik dengan persentase 63,634%, dan alat praktik PDTO masuk dalam kategori sangat baik dengan persentase 86,318%; process: penggunaan media pembelajaran oleh masuk dalam kategori cukup baik dengan persentase 35,185%, penggunaan media pembelajaran masuk dalam kategori cukup baik dengan persentase 37,963%, pemanfaatan sumber belajar masuk dalam kategori cukup baik dengan persentase 37,963%, dan keterlaksanaan langkah pembelajaran masuk dalam kategori sangat baik dengan persentase 100%; product: persentase pencapaian ketuntasan belajar siswa sebesar 41,667% dan 54,630%.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-02-23